19/11/12

Hujan I ~Mengejar~

Satu
dua
tiga
empat
titik jatuh
Menggema dalam sunyi

Satu
dua
tiga
empat
langkah kaki
Berlari dalam dingin

Lima
enam
tujuh
delapan
genangan menyambut
Mengapa aku berlari?

Satu
Seperti angin yang tak bisa diam berdiri

Dua
Seperti awan mendung yang perlahan menghilang

Tiga
Seperti dingin yang membungkus

Empat
Dirimu yang begitu dekat
seperti tetesan hujan.

Satu
Tak bisa kugapai lagi

Dua
Tak bisa kulihat lagi

Tiga
Tak bisa kusentuh lagi

Empat
Dirimu yang menghilang
seperti tetesan hujan.



Huahahaha ada yang ngerti maksudnya? Duh ga jelas banget dan super random. Maklum laah jadi agak melankolis gara-gara hujan dari kemarin-kemarin nih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar