Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

01/12/12

Hujan II ~Mati~

Hei Hujan,

Kali ini kau tak datang seperti biasa
Kau hanya menyuarakan satu kata,
dengan cepat.

Kali ini kau tak datang seperti biasa
tak dalam wujudmu yang biasa
tak dalam suaramu yang biasa

Kali ini kau turun tanpa dapat kutangkap dengan mata
Kali ini kau hanya turun dalam hati

Membasahi hati dengan
air mata
yang tak tampak.
Membasahi hati dengan
air mata
yang tak bisa diseka.

"Mati,"
katamu.

Hanya itu, dan kau pergi
ke tempat yang tak bisa kujangkau.

Dan aku, bahkan tak bisa
melakukan apapun,
mengucap apapun.

Bahkan
"Selamat tinggal."


Dibuat sesuai perasaan aku soal berita tentang Morgan. Perasaan yang sesuai sama puisi Hujan, meskipun hari ini di tempatku ga hujan sama sekali. We'll always love you, Morgan :)

19/11/12

Hujan I ~Mengejar~

Satu
dua
tiga
empat
titik jatuh
Menggema dalam sunyi

Satu
dua
tiga
empat
langkah kaki
Berlari dalam dingin

Lima
enam
tujuh
delapan
genangan menyambut
Mengapa aku berlari?

Satu
Seperti angin yang tak bisa diam berdiri

Dua
Seperti awan mendung yang perlahan menghilang

Tiga
Seperti dingin yang membungkus

Empat
Dirimu yang begitu dekat
seperti tetesan hujan.

Satu
Tak bisa kugapai lagi

Dua
Tak bisa kulihat lagi

Tiga
Tak bisa kusentuh lagi

Empat
Dirimu yang menghilang
seperti tetesan hujan.



Huahahaha ada yang ngerti maksudnya? Duh ga jelas banget dan super random. Maklum laah jadi agak melankolis gara-gara hujan dari kemarin-kemarin nih.